Mengenai Saya

Foto saya
simpel,pengen banget jadi penulis :3

Senin, 22 Oktober 2012

aku mentupnya dengan cinta



 Menyusuri jalan jogja-wonosari rasanya seperti menggali lubang yang telah aku tutup rapat-rapat. Susah dan pasti merepotkan, capek menguras tenaga, dan parahnya yang berjuang dalam hal ini adalah hati. 
Apa obat yang paling mujarab melepaskan penat hati ? 
apa obat yang dapat menghilangkan lelahnya setelah menggali kenangan yang sangat dalam-dalam dikuburnya ?


Aku terdiam, setiap sudut tempat yang aku pandangi selalu melintas bayangan-bayangan “kita” ,

Ahhh .. malas sekali rasanya aku melanjutkan perjalanan yang sangat menyiksa ini ,

Rasanya sangat berbeda, hampa, rasanya sangat dingin tidak seperti biasanya ..
Hembusan angin malam itu sepertinya sangat mengerti apa yang aku rasakan, berkali-kali dia meliuk-liuk mencoba memberikan aku kesejukan, tapi ternyata nihil .. aku tidak merasakan itu aku tetap penat ..

Entah bagaimana ternyata aku sangat mengingat semuanya, sampai aku tidak merasakan wajahku dingin dengan air yang keluar dari mataku .. ternyata hatiku benar-benar lelah, hingga ia menaggis ..

Aku memcoba menengangkan pikiran, apalah artinya airmata ini ini sudah resiko yang harus aku tanggung ketika aku memutuskan menutup ‘lubang’ cerita kita yang sudah kita gali bersama,
 aku menutupnya dengan sepihak .. maaf, aku tau aku salah, aku benar-benar merasakan hali ini.

Aku memang tidak dapat memperjungkan segalanya, jarak memang berperan denagn antagonis dalam hubungan kita, jarak seperti sutradara yang degan mudah mengatur kita untuk bertemu dan tiba-tiba saja memisahkan kita, sangat menyebalkan.

Aku leleh diatur olehnya, dan aku memilih mundur menjauh darinya yang sama artinya aku harus menjauh darimu ..

Aku mencoba menutup kembali ‘lubang’ kita dengan sekuat mungkin, aku menutupnya dengan penuh cinta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar